Tapi kenyataannya,untuk masalah industri dan bahan tambang di Indonesia masih di kuasai oleh negara asing. Contoh yang signifikan adalah PT. Freeport yang berada di Papua. Seharusnya pemimpin atau yang menguasai perusahaan ini adalah orang Indonesia mengingat yang di tempati dna yang di ambil adalah kekayaan Indonesia.
Selain itu, sebagai negara agraris seharusnya Indonesia harus bisa meminimalisir tingkat ekspor dari negara lain. Universitas di Indonesia juga sudah banyak terdapat jurusan pertanian yang bisa menciptakan bibit unggul untuk memperbaiki kualitas dalam negeri.
Disatu sisi memang terlihat bahwa generasi muda kurang bisa menguasai medan dalam negeri tapi jika di lihat dari sisi yang lain bahwa generasi muda yang berbakat malah justru memilih bekerja di luar negeri. mengapa demikian ? menurut saya, kurang adanya respon baik dari pemerintah untuk lulusan-lulusan Indonesia. Untuk generasi muda yang berbakat juga berfikiran bahwa di Indonesia, jasanya pasti tidak di hargai. Padahal belum tentu karena belum dicoba. Selain itu, mereka juga diiming-iming gaji yang besar di luar negeri.
Ironis bukan melihat keadaan yang sedemikian rupa? Ya, memang. Oleh sebab itu, kita sebagai generasi penerus seharusnya bisa menciptakan Indonesia yang lebih baik lagi. Bisa menjadi pemimpin bangsa yang membawa bangsa Indonesia menjadi negara yang hebat dan maju. Dan semoga pemerintah juga bisa melihat hal-hal menakjubkan dari generasi muda Indonesia. Tetaplah menjadi putra-putri terbaik bangsa Indonesia.
Salam Merah Putih,
Dari Mahasiswi UMM 201510230311036
